Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 September 2016

Saking Pengennya Cantik, 6 Wanita ini Malah Meninggal, Ini Penyebabnya

Setiap wanita tentu ingin memiliki wajah cantik dan tubuh indah yang proporsional. Namun sayangnya mereka hanyut oleh buaian duniawi yang sementara dan tidak mensyukuri keindahan alamiah yang diberikan tuhan. Banyak cara ditempuh untuk menjadi cantik dan menarik. Mulai dari hal umum seperti diet dan berolahraga, hingga cara yang ekstrim dan beresiko seperti operasi plastik. Tak sedikit wanita yang rela menahan rasa sakit demi mendapatkan wajah cantik melalui operasi plastik. Semuanya rela dilakukan demi mendapatkan penampilan yang sempurna.

Walau menjanjikan hasil yang permanen dan relatif cepat, operasi plastik juga tak lepas dari berbagai resiko seperti halnya operasi medis lainnya. Sebut saja resiko kegagalan, infeksi hingga kematian. Resiko kematian sendiri bisa dipicu oleh berbagai faktor, dan rata-rata disebabkan oleh prosedur yang tidak aman.

6 orang di bawah ini harus mengalami kejadian tragis dengan meninggal karena operasi plastik. Alih-alih cantik, mereka harus meregang nyawa di meja operasi dan meninggalkan cerita yang menyedihkan. Siapa saja mereka?

Catherine Cando, tewas karena hadiah sedot lemak

http://www.asalasah.com/2016/07/mau-operasi-plastik-biar-cantik-eh.html

Model cantik asal Ekuador ini juga tercatat sebagai mahasiswi kedokteran di sebuah universitas ternama di negara tersebut. Di usianya yang ke 19, ia sukses memenangkan sebuah ajang ratu kecantikan di Ekuador. Tak hanya populer, ia juga dihadiahi uang, mobil, hingga tiket operasi sedot lemak gratis. Miris, hadiah inilah yang membuat Catherine harus 'lengser' dari gelarnya sebagai ratu kecantikan. Ia tewas di tengah operasi sedot lemak, dan dokter yang bertanggung jawab melarikan diri. Beruntung dokter tersebut pun akhirnya tertangkap dan menerima hukuman penjara.

Sexy Cora, tewas karena ketagihan implan payudara


Mantan aktris film dewasa asal Jerman ini memang dikenal sudah ketagihan melakukan operasi pembesaran payudara. Tak cukup satu atau dua kali, ia melakukan bedah implan hingga 6 kali. Naas, wanita bernama asli Carolin Ebert ini harus meregang nyawa di tengah operasinya yang ke enam. Tekanan darahnya mendadak turun di tengah operasi, sehingga menyebabkan kegagalan fungsi multi organ. Cora terbaring koma selama seminggu sebelum meninggal pada 20 Januari 2011 lalu.

Solange Magnano, Miss Argentina yang tewas karena keracunan implan bokong


Wanita seksi ini meraih gelarnya sebagai Miss Argentina pada tahun 1994 lalu. Setelah menerima mahkota ratu kecantikan, Solange seolah 'terjebak' pada operasi plastik. Ia seakan tak pernah puas dengan wajah dan tubuhnya dengan terus melakuka bedah plastik. Naas, saat ia memutuskan melakukan implan untuk memperbesar bokong, cairan implan mengalir ke bagian paru-paru dan otak. Ia pun meninggal secara tragis karena obsesinya untuk selalu cantik dan sempurna..

Amado Carrillo Fuentes, mafia yang tewas karena ingin berganti wajah


Pria satu ini dikenal sebagai mafia pengedar obat-obatan terlarang paling kuat di Meksiko. Lembaga U.S. Drug Enforcement Administration bahkan menyatakan Amado sebagai mafia obat-obatan terlarang paling kuat di masanya. Sepak terjangnya tak tanggung-tanggung, ia selalu berhasil lolos dari jerat hukum karena wajahnya yang selalu berubah-ubah. Malang, saat mencoba mengubah wajahnya kembali pada 1997 lalu, ia tewas di atas meja operasi secara mengenaskan. Petualangan sang mafia pun harus terhenti karena overdosis operasi plastik.

Suad Nasr, komedian Mesir yang tewas karena obat bius saat sedot lemak


Sungguh malang nasib komedian satu ini. Wanita yang lahir di Kairo ini memiliki karir yang cemerlang sebagai komedian, namun memiliki masalah dengan berat badannya. ia pun memilih jalan pintas untuk segera kurus dengan melakukan sedot lemak pada 06 lalu. Entah apa yang terjadi, ia mengalami overdosis obat bius saat hendak menjalani operasi. Suad terbaring koma selama satu tahun hingga meninggal pada 07 lalu.

Kat McClure, tewas karena operasi hidung dan dagu


Wanita asal Inggris ini sangat mengidamkan hidung mungil dan dagu menggantung bak putri dongeng. ia pun menjaani operasi pada tahun 2011 di sebuah rumah sakit di London dengan biaya 5.800 Poundsterling atau sekitar 63 juta Rupiah. Namun di tengah operasi, Kat mengalami serangan jantung. Kat jatuh koma selama 6 bulan hingga akhirnya meninggal dunia. Diduga kasus ini disebabkan oleh kecerobohan pihak dokter.

Kecantikan memang hal yang wajar diimpikan wanita, namun bukan berarti harus mengabaikan keselamatan hanya untuk tampil cantik. Walau memiliki uang untuk menebus kecantikan yang diidam-idamkan, bukan berarti harus mengabaikan keselamatan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Rabu, 31 Agustus 2016

Ini dia Profil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Yang Baru, Pengganti Anies Baswedan yang Bikin Heboh Indonesia

Sosok Muhadjir Effendy dikenal sebagai pendidik dan intelektual Multidimensional, begitu kata Kepala Humas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Nasrullah, Rabu (27/7). Nasrullah adalah salah satu orang kepercayaan Muhadjir saat menjabat rektor UMM.


Muhadjir disebut-sebut akan menggantikan Anies Baswedan sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan. "Insya Allah," begitu Muhadjir merespon kabar tersebut kepada Republika.co.id.
Berikut profil Muhadjir:

“Sewaktu duduk di bangku sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA), saya dan beberapa teman mendirikan sebuah grup Orkes Melayu bernama BRAGA (Barito Suara Guru Agama). Uang untuk membeli alat musiknya, saya tarik dari siswa baru, tetapi tanpa seizin kepala sekolah. Tentu saja, saya menjadi sasaran kemarahan kepala sekolah. Kelompok musik ini bukan hanya untuk menyalurkan hobi musik kami, tetapi juga untuk mencari uang jajan.”

Tak banyak yang akan menyangka bahwa kutipan di atas meluncur dari cerita Muhadjir Effendy tatkala mengenang masa remajanya. Bagi sebagian orang, mungkin fakta ini mencengangkan. Muhadjir Effendy adalah seorang tokoh pendidikan, yang oleh publik lebih dikenal sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan guru besar bidang sosiologi pendidikan di Universitas Negeri Malang (UM). Di samping itu, publik juga mengetahui Muhadjir sebagai seorang pengamat militer, dan anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Padahal di balik semua itu, Muhadjir sebenarnya adalah seorang yang boleh disebut multidimensional.

Di antara sekian banyak dimensi kehidupannya, sisi Muhadjir Effendy sebagai seorang aktivis atau penggerak organisasi terus melekat hingga kini. Semasa pelajar ia adalah aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII). Pada saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, ia berkecimpung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan di masa kematangan intelektualnya, ia berperan aktif di organisasi kemasyarakatan dan keagamaan modernis, yaitu Muhammadiyah.

Dalam kaitannya dengan aktivitas di Muhammadiyah, barangkali Muktamar Muhammadiyah 2015 yang terselenggara di Makassar pada Agustus 2015 lalu, telah memberikan makna khusus atau tonggak baru dalam kehidupan Muhadjir Effendy. Ya, karena pada Muktamar 2015, ia terpilih sebagai salah seorang dari tiga belas formatur.

Dalam sistem pemilihan pimpinan di Muhammadiyah, seorang ketua umum tidak dipilih secara terpisah. Pemilihan adalah untuk menentukan tiga belas calon pimpinan dari tiga puluh sembilan nama yang diusulkan oleh anggota Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Tiga belas orang terpilih inilah yang akan menentukan siapa yang harus menjadi nakhoda Muhammadiyah di antara mereka. Dalam rangkaian ini, Dr. Haedar Nashir akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Muhammadiyah periode 2015-2020.

Muhadjir Effendy adalah salah seorang Ketua yang akan mendampingi kepemimpinan Haedar dalam masa lima tahun yang akan datang. Sesuai dengan keahliannya, Muhadjir dipercaya sebagai ketua yang membidangi pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah. Ini berarti Muhadjir harus membawahi lebih dari 170 perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) dan ribuan sekolah dasar dan menengah yang tersebar di seantero wilayah di Indonesia.

Kenyataan ini sebenarnya telah diperkirakan oleh banyak kalangan. Penempatan Muhadjir sebagai ketua yang membidangi pendidikan di Muhammadiyah sangatlah wajar, mengingat sejak sangat lama Muhadjir telah berkecimpung dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Ia terlibat dalam pengelolaan salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang kini tampil sebagai salah satu universitas Muhammadiyah terbaik di Indonesia, dan perguruan tinggi swasta terunggul di Jawa Timur, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Maka nama Muhadjir Effendy menjadi lekat, bahkan identik, dengan Universitas Muhammadiyah Malang. Patut dimaklumi, Muhadjir adalah salah satu dari sekian banyak tokoh yang turut menyumbangkan fikiran, tenaga, bahkan sebagian besar masa hidupnya di UMM, hingga UMM bisa menjadi sebesar sekarang ini.

Bersama-sama dengan Prof Malik Fadjar, Prof Imam Suprayogo, Haji Sukiyanto (almarhum) dan Kiai Haji Abdullah Hasyim (meninggal pada tahun 2013), Muhadjir muda telah turut serta dalam pengembangan Universitas Muhammadiyah Malang, melanjutkan perjuangan generasi perintis sebelumnya.

Seperti Kiai Bedjo Darmoleksono, A. Gafar, K.H. Mohammad Goesti, Kapten Mohammad Tahir, Ali Sacheh, Suyuti Chalil, A. Masyhur Effendy, Amir Hamzah Wiryosukarto, Sofyan Aman, Profesor Masjfuk Zuhdi, Profesor Kasiram, dan sederet tokoh Muhammadiyah Malang lainnya. Nama-nama ini adalah ibarat para pendekar yang tanpa lelah berfikir dan bertindak demi kemajuan UMM, hingga menjadikan UMM seperti yang saat ini dikenal masyarakat.

Senin, 29 Agustus 2016

Luar Biasa, Inilah Jumlah Gaji Menteri Sri Mulyani Ketika Kerja di Bank Dunia, Jauh diatas Gaji Mentri Indonesia

Sri Mulyani Indrawati (SMI) ditunjuk sebagai menteri keuangan di Kabinet Kerja oleh presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam reshuffle kabinet jilid kedua. Sri Mulyani pun rela meninggalkan posisi prestisius di Bank Dunia demi menggantikan Bambang P Brodjonegoro di kursi Menkeu. 

Seperti diketahui, sejak Juni 2010 lalu, perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 itu dipercaya sebagai managing director atau direktur pelaksana Bank Dunia. Di lembaga keuangan internasional yang berbasis di Washington itu, Mbak Ani juga dipercaya sebagai chief operating officer (COO).


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8BlBMu2_-WzrlSiLhxauHKXNwrLsPaIPMlukh0aFkCBfljwg1Y80HczTxQCHKYx40tC1_bjpDD3qsaeBtN96KofDS6V-4zFEbclcTcB-r_Ryfl4nBiNFzE59k53fDjHax8sIPZLCx35Q4/s320/Sri_Mulyani_%2540_40_jaar_NCDO.jpg

Gampangnya, SMI adalah orang kedua dalam struktur petinggi Bank Dunia. Di posisi puncak saat ini ada Jim Yong Kim, presiden Bank Dunia.

Lantas, berapa gaji Mbak Ani di Bank Dunia? Ternyata pendapatan bersih Mbak Ani dalam setahun bisa mencapai USD 630.175. Jika dirupiahkan sekitar Rp 8.192.275.000.

Jumlah itu sebagaimana dikutip dari JPNN, terdiri dari gaji USD 409.950 per tahun, ditambah dana pensiun USD 0.566 dan sejenis remunerasi USD 99.659. Angka itu merujuk pada laporan terakhir Bank Dunia tentang gaji eksekutifnya yang berlaku mulai 1 Juli 2015 hingga 30 Juni 2016.

Merujuk pada laporan itu, selisih gaji SMI dengan Jim Young Kim adalah USD 82.740. Kim mendapat gaji per tahun sebesar USD 492.60.

Meski demikian angka itu sudah mengalami kenaikan. Pada periode 2011-2012, gaji SMI di Bank Dunia adalah USD 378.599 dengan tunjangan pensiun USD 88.819 dan remunerasi USD 85.563.
Sebagai perbandingan, berdasarkan laporan gaji yang berlaku mulai 1 Juli 2011 hingga 30 Juni 2012, Robert B Zoellick yang kala itu menjadi presiden Bank Dunia punya gaji USD 467.940 per tahun. Tambahannya adalah dana pensiun USD 109.779 dan tunjangan lainnya USD 204.956.

Sedangkan pada periode 1 Juli 2012 hingga 30 Juni 2013, gaji SMI dari Bank Dunia adalah USD 381.250 per tahun. Tambahannya adalah dana pensiun USD 97.333 dan remunerasi USD 86.163.
Tapi kini SMI memilih kembali ke Indonesia menjadi pembantu Presiden Jokowi. Sebagai menteri keuangan, gajinya paling sekitar Rp 19 juta.

Di luar itu masih ada dana operasional menteri. Kisarannya Rp 125 juta per bulan.
Tapi Mbak Ani punya alasan tersendiri sehingga memilih menjadi Menkeu ketimbang bertahan di Bank Dunia. Ia merasa terpanggil untuk ikut memperbaiki perekonomian nasional.

“Jadi saya merasa terhormat diminta kembali oleh Pak Presiden untuk bekerja sama dengan menteri kabinet yang lain menjalankan sisa masa kabinet ini. Semoga itu bisa dicapai,” ujarnya.

Minggu, 31 Juli 2016

Kabar duka, Mike Mohede Meninggal Dunia Minggu 31 Juli 2016 di usia 33 Tahun!

Industri musik Tanah Air kembali berkabung setelah kehilangan salah satu pemain terbaiknya. Hari ini, tepatnya Minggu, 31 Juli 2016, penyanyi solo Mike Mohede meninggal dunia akibat serangan jantung.

http://www.asalasah.com/2016/07/wow-mike-mohede-meninggal-dunia-minggu.html

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah ucapan duka mengalir begitu deras di Twitter untuk Mike Mohede. Salah satunya datang dari penyanyi muda Kunto Aji.
"Innalillahi wa innaillaihi roji'un. Telah berpulang sahabat, saudara dan panutan kami Mike mohede. Minta doanya ya teman teman," tulis Kunto Aji di akun Twitter pribadinya.


Mike Mohede pertama kali meluncurkan album di tahun 05. Penyanyi jebolan ajang pencari bakat yang lahir pada 7 November 1983 ini juga sempat berkolaborasi dengan sejumlah penyanyi ternama Indonesia seperti Badai eks Kerispatih, Saykoji dan Maria Shandi lewat sebuah album rohani bertajuk Kemenanganku.
Pada 12 Juni 2015 lalu, Mike Mohede meluncurkan album kedua. Salah satu singlenya, "Sahabat Jadi Cinta", sukses mengantarkannya ke sejumlah tangga musik di Radio Tanah Air.

3 pelajaran hidup dari kematian Mike Mohede


Mike telah mendahului kita. Ia seorang yang baik. mungkin kita bertanya juga: ‘Kok bukan orang-orang jahat saja yang meninggal duluan? Kok harus orang baik?’. Karena mungkin orang jahat saat ini masih diberikan waktu dan kesempatan untuk bertobat, dan orang yang baik ini memang sudah menyelesaikan tugasnya di dunia ini dan harus kembali padaNya.

Mike lahir dalam keluarga yang mencintai Tuhan. Lahir di bulan November, 33 tahun yang lalu, Mike memang terkenal sebagai pribadi yang pekerja keras. Bukan untuk sekedar mencari keuntungan atau hal lainnya, Mike lebih bertanggung jawab terhadap komitmentnya pada pekerjaan. Apalagi setelah ayah Mike meninggal dunia, ia tampak terus berjuang untuk menghidupi keluargnya. Ini terlihat jelas saat wawancara pertama kala memenangkan kontes pencarian bakat tersebut. Kira-kira beginilah kutipannya:
‘Mulai saat ini, aku tidak hanya lagi membawa namaku sendiri, tapi juga nama keluarga, dan yang terutama nama bangsa. Untungnya aku punya keluarga yang selalu setia mendampingi, membimbing, dan mengingatkanku. Terutama Mamaku, Amin Yudhayani, yang tidak pernah berhenti mendoakanku. Kemenangan ini kupersembahkan untuk Mama’ (http://nostalgia.tabloidnova.com/articles.asp?id=9477).

Mike selalu berjuang untuk dapat membuat orang-orang disekitarnya bahagia. Ia berjuang agar orang-orang yang menaruh harap padanya tidak kecewa pada dia. Konon, ia tidak pun bahkan tidak terlalu perduli akan kesehatannya. Dan saat dokter mengingatkan agar ia menjaga kesehatannya  sejak tahun 07, Mike tetap berkeras untuk terus berjuang. Tapi tunggu dulu. Ini bukan berarti ia tidak perduli dengan hal itu.

Mike tetap berusaha agar dapat selalu fit. Ini terlihat saat ia berhasil menurunkan berat badannya yang cukup gempal saat itu. Ia seakan sadar bahwa, untuk dapat membahagiakan orang lain, ia harus kuat dan bugar, dan ini adalah sebuah pelajaran berharga bagi kita. Artinya, bagaimana mungkin kita dapat berjuang untuk menyenangkan orang lain, jika kita tidak berjuang untuk menjaga tubuh kita sendiri. Ini sama saja seperti menawarkan obat penumbuh rambut padahal kepala kita sendiri plontos (red: tidak ada rambutnya).

Perjuangan dimulai dari sebuah kesadaran bahwa hidup ini bukanlah sekedar tentang orang lain, tetapi juga diri kita sendiri. Seperti ada tertulis: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka”.