Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2016

Cara Ampuh Hemat Kuota Internet Saat Streaming YouTube di Android

Salah satu kegiatan yang sering dilakukan pengguna HP Android adalah streaming video YouTube. Menonton dengan cara streaming video di YouTube memang sangat mudah dan menyenangkan. Kamu bisa melihat berbagai video lucu, video musik, trailer film terbaru, dan sebagainya. Namun, menonton dengan cara streaming video di YouTube juga menghabiskan banyak kuota internet. Apalagi kalau kamu lupa waktu dan nonton video lucu sampai berjam-jam. Makanya kali ini Jaka mau kasih tahu kamu Cara Hemat Kuota Internet Saat Streaming YouTube di Android.


Kamu mungkin pernah ngerasain, pas lagi asik-asiknya streaming video YouTube, tiba-tiba videonya berhenti, buffering, trus nggak jalan lagi. Ternyata penyebabnya adalah kuota internet kamu yang sudah habis. Pasti KZL banget, kan? Nah, dengan Cara Hemat Kuota Internet Saat Streaming Video YouTube di HP Android ini, kamu nggak perlu khawatir lagi mengalami kejadian serupa. Begini caranya.

Cara Hemat Kuota Internet Saat Streaming YouTube di Android

cara hemat kuota streaming youtube android
image by: jalantikus
Untuk menghemat kuota data internet hingga 50 persen, kamu bisa menggunakan aplikasi bernama Opera Max. Aplikasi Opera Max merupakan aplikasi Android penghemat kuota internet yang dibuat oleh Opera Software, perusahaan yang juga mengembangkan Opera Browser dan Opera Mini. Ini dia langkah-langkahnya.

1. Pertama 

Download dan install aplikasi Android Opera Max di HP Android kamu.

2. Kedua

Kemudian, fitur penghemat kuota internet akan aktif dengan otomatis saat kamu buka aplikasi Opera Max tersebut.

cara hemat kuota streaming youtube android
image by: jalantikus
3. Ketiga

Sekarang, silakan streaming video YouTube sepuasnya. Kuota internet kamu akan jauh lebih hemat, bahkan hingga 50 persen! Jadi lebih irit, deh pengeluaran kamu untuk beli pulsa dan kuota data internet.

Itulah Cara Hemat Kuota Internet Saat Streaming YouTube di Android. Gampang banget kan caranya? Kalau kamu tahu cara yang lebih praktis lagi supaya streaming video YouTube lebih hemat kuota, silakan tulis pendapat kamu pada kolom comment di bawah ini.

Sabtu, 01 Oktober 2016

Kisah Lucu Driver Gojek Melayani Pemain Pokemon Go

Baru-baru ini dunia maya sedang hangat memperbincangkan soal permainan game Pokemon-Go, cara memainkan game ini cukup unik pengguna ditugaskan mencari pokemon ke tempat-tempat di area sekitar kita.

 http://www.asalasah.com/2016/07/kisah-lucu-driver-gojek-melayani-pemain.html

Pokemon Go adalah sebuah game berbasis augmented-reality (AR) yang dikembangkan oleh Pokémon Company yang bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic. Pemain bisa merasakan sensasi petualangan untuk mencari Pokémon pada dunia nyata.

Cara memainkan game ini pun sangatlah mudah, kita hanya berjalan-jalan ketempat yang terdeteksi ada nya Pokémon pada area tersebut. Game ini memerlukan koneksi internet kuat dan juga membutuhkan GPS supaya permainan Pokémon Go bisa berjalan dengan lancar dan baik.

Bahkan ada seorang Driver Go-Jek yang mendapatkan orderan dari penumpang cuma mencari Pokémon, hal ini membuat para netizen tertawa karena demi game ada saja cara untuk memainkannya. Dan berikut ini adalah sebuah postingan driver gojek nya.

Customer gak jelas order gojek cuma mau nyari permainan yg di aplikasi gak tau mainan apaan emon emon begitu… gue berhenti di titik b eh bang ayo majuan dikit lagi ayo bang.. busett -_- gak tau nangkap apaan tp gpp dpt 73 ribu.. tuh orang gua tinggal sambil nyengir2 seneng bgt P’A hahaha” diposting akun facebook bernama Panji Vidiantoro II ke Grup KORAN GOJEK KELUHAN DRIVER CUSTOMER.

Ada-ada saja cara bagaimana gamers menikmati sebuah permainan game, itu merupakan kesenangan tersendiri bagi para pemainnya.

Buat abang gojek nya siap-siap banyak orderan yak karena game Pokémon Go lagi hangat-hangat nya lho lumayan nambah-nambah penghasilan.

Pada dasarna Game Pokémon Go belum tersedia di Indonesia, akan tetapi jangan khawatir karena kalian tetap bisa menikmati permainan game Pokémon Go itu dengan mengunduh file .apk Pokémon Go di situs-situs yang menyediakan file download .apk

Senin, 19 September 2016

Hanya Dari Tempat Tidurnya, Bocah Ini Retas 12 Situs Web di Dunia

Seorang bocah laki-laki meretas 12 situs web di dunia, termasuk situs polisi. Peretasan dilakukan saat dia belum berumur 16 tahun seperti sekarang.

Anak asal Plympton, dekat Plymouth, Devon, Inggris, itu pun mengirim berita bohong tentang adanya serangan bom (bomb hoax) ke maskapai penerbangan lewat Twitter.




Remaja itu, yang tidak disebut namanya karena alasan hukum, melakukan peretasan, termasuk situs milik polisi di wilayahnya dan Sea World ketika dia berusia 14 dan 15 tahun. Bocah tersebut menyerang situs milik pemerintah, polisi, dan situs lainnya di Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Utara dari laptop kecil di tempat tidur rumahnya di Plympton.

Devon dan Cornwall Polisi terkena dampak selama 44 menit akibat serangan Penolakan Layanan secara Terdistribusi atau Distributed Denial of Service (DDoS).

Perbuatan anak itu juga menyebabkan Sea World mengalami kerugian sebesar hampir 0.000 dollar AS atau setara Rp 7,8 miliar, seperti dilaporkan Daily Express, Rabu (20/7/2016).

Anak tersebut dikenai tiga pelanggaran sesuai Bab 3 UU Penyalahgunaan Komputer, berkaitan dengan serangan DDoS, dan dihukum dua tuduhan berdasarkan Pasal 51 UU Tindak Pidana.
Itu juga terkait bomb boax yang dikirimnya melalui Twitter ke American Airlines, Gedung Putih, dan Delta Air Lines pada 13 Februari 2015.

Hakim Distrik Diane Baker mengatakan kepada anak itu, yang duduk di samping ibunya di Pengadilan Pemuda Plymouth, bahwa ia telah berpikir untuk memvonisnya penjara 12 bulan dan pembinaan.

Namun, Baker mengatakan, jika anak itu dihukum, hal itu akan "menghancurkan" hidupnya. Menurut Baker, hal yang paling tepat untuk anak itu adalah dimasukkan ke tempat rehabilitasi remaja selama dua tahun dengan 0 jam pembinaan dan kursus. Baker pun memerintahkan ibu anak itu untuk membayar denda 620 poundsterling atau sekitar Rp 10,7 juta.

"Kamu telah menyusahkan orangtuamu selama jangka waktu tersebut," kata hakim Baker kepada remaja itu, sambil menambahkan bahwa laptonya takkan dihancurkan.
"Saya harus mengatakan, sangat tidak sehat bagi seorang remaja seusiamu menghabiskan banyak waktu hanya di komputer," kata Baker lagi.

"Saya tidak berpikir ada sesuatu yang bisa ibumu lakukan dalam keadaan seperti ini karena dia sama sekali tidak ada keterlibatannya," kata hakim.

Video Lucu Polisi Sindir Bahaya Main Pokemon Go

Asalasah ~ Polres Balikpapan, Kalimantan Timur punya cara unik dalam mensosialisasikan larangan dan imbauan untuk tidak memainkan game Pokemon Go. Tidak terkesan kaku, malahan kocak, serta memanfaatkan fenomena media sosial.

http://www.asalasah.com/2016/07/video-lucu-polisi-sindir-bahaya-main.html

Imbauan tersebut dikemas jajaran Binmas Polres Balikpapan dengan memanfaatkan teknologi multimedia dan disebar melalui jejaring sosial. Dalam video berdurasi 52 detik itu diperlihatkan bagaimana dampak Pokemon Go terhadap kualitas kerja personelnya.

"Permainan ini bisa menyita waktu, pikiran, dan juga bisa membahayakan, lho..." ujar seorang Polwan berpangkat Ajun Komisaris dalam video tersebut. Sementara di belakang Polwan tersebut tampak beberapa personel kepolisian yang tengah bekerja terganggu oleh aksi seorang polisi yang asyik bermain Pokemon Go. Polisi pemain Pokemon Go itu beberapa kali menabrak rekan-rekannya karena asyik bermain dan terus menunduk melihat layar ponsel. Polisi itu pun diomeli rekan-rekannya.

"Terus, permainan ini bisa buat lupa belajar, lupa bekerja, lupa istirahat, lupa ibadah," ucap Polwan tersebut.

Kapolres Balikpapan Ajun Komisaris Besar Jefri D Juniarta mengatakan, pihaknya memang sengaja mengemas imbauan untuk tidak bermain Pokemon Go melalui video dan jejaring sosial.
"Biar lebih luwes dan tidak kaku," kata Jefri saat berbincang dengan Liputan6.com di Balikpapan, Kamis (21/7/2016).

Pembuatan video seluruhnya menggunakan sumber daya yang ada. "Ada banyak potensi personel di Polres Balikpapan, seperti Gamayel yang menang tiga besar di stand up comedy," beber Jefri.

Video dikemas dengan durasi tidak lebih dari semenit. Alasannya, agar masyarakat yang menonton mudah menangkap pesan yang disampaikan pihaknya. Juga alasan memaksimalkan pesan yang disebar melalui jejaring sosial. Fenomena ini yang ditangkap Jefri dan anggotanya.

Dibuat dua hari lalu dan di-posting sejak kemarin, Jefri mengaku hasil karya jajarannya mendapat sambutan baik. Bahkan, video yang juga di-share di akun instagram Direskrimum Polri Kombes Krishna Murti, sampai pagi tadi viewer-nya mencapai lebih dari 37 ribu.

Sabtu, 17 September 2016

Miris!!! Etika Makin Terpuruk, Remaja Banyumas datang ke masjid Cuma Buat berburu Pokemon

Anak muda di dunia tengah digandrungi aplikasi permainan Pokemon Go. Termasuk remaja di wilayah Eks-Karesidenan Banyumas Jawa Tengah.

Di Banyumas, karakter monster virtual ini kerap muncul dan berkeliaran di rumah peribadatan seperti masjid dan gereja. Dari pantauan  di Purwokerto, monster Pokemon banyak ditemui di rumah ibadah.



"Memang rata-rata Poke Stop atau Gym-nya berada di masjid atau gereja. Tapi kalau sampai sana (rumah ibadah), saya enggak berani," ujar pengguna aplikasi Pokemon Go di Purwokerto, Bayu Indra Kusuma.

Salah satu takmir masjid di Purwokerto masih menganggap permainan berbasis GPS yang dibuat John Hanke dan dikembangkan perusahaan Niantic masih dalam batasan normal.
"Saya rasa sepanjang tidak mengganggu aktivitas ibadah, masih normal saja. Dan sebenarnya tak perlu ditanggapi berlebihan," ujar takmir Masjid Al Hidayah Purwokerto, Muhsonudin.
Selama ini di masjidnya belum ada kejadian pemburu Pokemon masuk ke dalam masjid untuk bermain. "Sejauh ini, masih aman-aman saja. Tetapi yang jelas ini kembali lagi kepada individu yang bermain, jika tak berlebihan tidak masalah," ucapnya.

Pendapat berbeda diutarakan Takmir Masjid Agung Darussalam Cilacap yang memasang larangan mencari karakter pokemon di lingkungan masjid. Alasannya, banyak anak muda yang datang ke masjid justru hanya untuk berburu monster Pokemon.

"Kebanyakan anak-anak remaja datang ke sini, bukan untuk salat. Tetapi malah mencari Pokemon. Dan sering mengganggu orang-orang yang sedang melaksanakan salat," kata petugas keamanan Masjid Agung Darussalam Cilacap, Rusbi.

Menurut Rusbi, anak muda yang berburu Pokemon tidak hanya berburu di area parkir atau halaman masjid tapi ke mihrab.

"Takmir sebenarnya tidak melarang orang-orang untuk memainkan game Pokemon Go melalui ponsel. Namun, tidak semestinya melakukan pencarian di masjid," ucapnya.

Takmir Masjid Agung Baitussalam Purwokerto menghindari penggunaan papan larangan. Sekretaris Takmir Masjid Agung Baitussalam Purwokerto, Alimin mengemukakan hingga kini belum ada yang bermain Pokemon Go di sekitar masjid.

Jika ada, dia pun tak ingin adanya tulisan larangan bermain. "Kalau dipasang pengumuman seperti itu, kayaknya kok kita seperti ikut mempromosikan (Pokemon Go) ya. Atau memang mungkin, strategi bisnisnya Pokemon Go seperti itu," katanya.

Dia mengakui tidak mengetahui secara utuh seluk beluk informasi soal permainan berbasis aplikasi tersebut. "Saya baru tahu baca dari koran. Saya sendiri juga tidak tahu pasti cara bermainnya seperti apa," jelasnya.

Meski begitu, ia mengemukakan, jika permainan tersebut mengganggu kekhusyukan ibadah, pastinya akan dilarang. "Kalau misal ke depannya mengganggu peribadatan tentunya akan kami larang. Tetapi, saya melihat ini seperti tren sesaat saja," ujarnya.

Sementara itu, anggota Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Tengah, Hasan Makarim mengaku mendapat keluhan dari para takmir masjid yang merasa terganggu dengan ulah gamers Pokemon Go yang kebanyakan merupakan remaja dan pemuda.

"Terkadang ada orang yang datang ke masjid, tanpa sopan-santun mencari pokemon saat ada umat sedang salat berjamaah. Ini tentu sangat menganggu," katanya.

Hasan mengaku sepandapat dengan sikap kalangan takmir masjid yang melarang permainan Pokemon Go dimainkan di area masjid.

"Seharusnya, pemkab bersikap tegas dengan melakukan pelarangan di area-area tertentu seperti tempat ibadah dan pendidikan untuk bermain game pokemon," katanya.

Jumat, 16 September 2016

Jangan Pakai GPS Palsu saat Main Pokemon GO, Akibatnya Bisa Fatal Loh..

Sebenrnya di Indonesia belum resmi dirilis, tak apalah, Sejak launching "Pokemon Go" sekitar dua pekan lalu, ada beberapa laporan mengenai kecurangan pemain. Salah satu yang paling sering terjadi adalah pemain menipu global positioning system alias GPS pada smartphone atau tablet.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhD0guzhwcAWu0GXg25u13ETONZfLq6U5gFbYVaAKT8um9y-2TcdZcTr0Y2gR5gq8upZaG5GGOMY5zinZMIuNIhbhki9Ey7frZv5AZyuilYY0Uq8_RbnWDLeRgpKPX9bl-UxXkEFsu_txbC/s640/Pokemon+1.jpeg

Mereka mengganti lokasi untuk menangkap Pokemon di daerah-daerah lain. Hal ini tampaknya tak diindahkan Niantic sebagai pengembang game mobile keluaran Nintendo itu.

Startup yang bermula dari pendanaan Google itu dikatakan mengeluarkan hukuman serius bagi pemain yang curang sebagaimana dilaporkan Polygon dan dihimpun KompasTekno, Kamis (21/7/2016).
Menurut beberapa pemain yang telah menerima hukuman karena menipu GPS, mereka tak bisa lagi menangkap Pokemon. Saat hendak melempar Pokeball, monster-monster kecil itu selalu lari meski sudah diberi Razz Berry untuk menjinakkan Pokemon.

Mereka juga tak bisa mengoleksi item dari Pokestop dan tak bisa bertarung di Gym. Singkat kata, mereka tak bisa lagi memainkan game fenomenal tersebut meski masih dapat membuka aplikasinya.
Walau telah diberi sanksi dengan pemblokiran akses bermain secara halus, para pemain curang Pokemon Go tak gentar. Salah satu pemain mengatakan, sanksi dari Niantic hanya berlaku beberapa jam hingga akhirnya ia bisa kembali berburu Pokemon dan berbuat curang.

Niantic sendiri belum mengonfirmasi adanya sanksi bagi pemain yang tak jujur. Diketahui, kebanyakan pemain menipu GPS dengan memodifikasi lokasi mereka di New York, AS. Pasalnya, sudut-sudut kota metropolitan itu dikenal banyak dihuni para Pokemon virtual.